SYUNAHOME~ Belajar Jadi Ibu ❤️

Anggota Institut Ibu Professional (IIP) Kalimantan Selatan

Selasa, 18 Juni 2019

[Game Level9 Day6] Kreativitas Anak

Bismillahirrahmanirrahiim

Salah satu kebiasaan saya kalau datang dari pasar atau dari manapun adalah membawa panganan untuk Nuy santap di rumah. Yup, jujur saja saya belum bisa zero waste bagian ini... Saya masih sering beli minuman kemasan, dan yang paling sering adalah yakult.

Nuy sering bilang yakult ini 'susu masam', yah, nggak salah sih kan? Warnanya putih kayak susu dan juga rasanya asam. Mungkin jatah ini Nuy buat karena saya pertama kali ngenalin yakult ini pas dia usia 2++ gitu, pas masih belom paham konsep merek, jadi ya nyebutnya susu masam, dan kebawa-bawa deh sampe sekarang.

Oke, kembali ke Yakult dan kemasannya itu..

Jadi, karena saya lumayan sering bawa susu ini pulang buat Nuy. Dia jadi suka ngumpulin botol plastik bekasnya, tadinya saya mikir buat apa. Secara gitu kan, botolnya itu kecil banget, dibikin pot bunga kayanya kurang cocok.

Eh, enggak sengaja saya lihat dia nyuci botol-botol itu dipojokan dekat tempat wudhu. Saya intip2, ternyata habis dia cuci, bekas botol Yakult itu dia taruh di atas serbet di atas meja (mungkin maksudnya mau ngeringin gitu ya?)

Dan ternyata buat apa?

... Ternyata susu yang saya bikinin sore itu dia tuang pelan-pelan ke dalam botol itu.

Hmmm... Bukan, bukan susu berceceran yang jadi highlight. Tapi ternyata Nuy kepikiran sampe kesana kalau MAU BIKIN SUSU MASAM alias Yakult, bukannya MAU BELI SUSU MASAM.

Kreativitasnya lumayan juga, maksud saya, dia terpikir untuk mengemas ulang susu (yang tentunya nggak masam sih hehhe) supaya jadi mirip sama Yakult yang biasa dia minum.

Wah... Saya jadi penasaran gimana cara bikin susu ala Yakult sendiri! Asik kali ya kalo bisa bikin bareng anak?

Kamu tau nggak gimana caranya? Komenin donk kalo tau! ❤️ 😉

#HariKe6
#Tantangan10hari
#Level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#BeCreative

Minggu, 16 Juni 2019

[Game Level9 Day5] Kreativitas Anak

Bismillahirrahmanirrahiim.

Hari ini Nuy membantu nenek untuk memasak sayur di dapur. Tangan kecilnya yang lincah membantu kami mengerjakan banyak hal. Meski terkadang ada hal yang masih sulit untuk dikerjakannya, namun Nuy pantang menyerah.

Nuy melakukan yang terbaik dengan menanyakan hal tersebut. Misalnya saat memarut kelapa tadi malam (sebenarnya anaknya yang maksa sih wkwkwk), Nuy rupanya bisa menyesuaikan dengan kemampuannya.

Satu butir kelapa yang biasanya dipotong jadi empat bagian, dipotongnya lagi jadi potongan yang lebih kecil. Tujuannya adalah untuk memudahkannya memegang kelapa tersebut saat diparut

Kreatif, Nuy mematah-matah sendiri kelapa itu dan sengaja memarutnya dengan posisi super aman agar tidak luka karena gerigi parutan yang tajam tidak menggesek kulitnya.

#HariKe5
#Tantangan10hari
#Level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#BeCreative

[Game Level9 Day4] Kreativitas Anak

Bismillahirrahmanirrahiim.

Mengenalkan metode menghitung dan membaca kreatif dengan anak ternyata menyenangkan! Salah satu penyebab kenapa saya bilang begitu karena anak ternyata bisa mengembangkan sendiri materi yang kita jelaskan dengan caranya sendiri dari perspektif imajinasi anak.

Hari ini saya mencoba pembelajaran berhitung sederhana dengan menghitung anggota keluarga. Tadinya saya kira kalau menggunakan objek yang sudah dia kenali akan lebih cepat berhitungnya, ternyata... Lebih dari itu, anak usia 4 tahun sudah bisa menganalogikan sendiri dengan caranya.

Contoh nih... Tadi itu begini percakapan kami:
👩: "Ini mama, ini abah, ini anuy... 1, 2, 3... Ditambah sama kakek, 4... nenek, 5... acil, 6... paman, 7... "
👧: "Terus Neneknya sama Kakek tulak (berangkat) ke sekolah... Kurang dua ma? Tinggal Mama, Abah, Anuy, Acil, Paman... "
👩: "Haha... Iya, tinggal sedikit orangnya"
👧: "Ini ma kita bagi kertas nanti...  Satu orang satu (sambil comot kertas origami), satu mama, satu abah, satu anuy, satu paman, satu acil..."
👩: "jadi berapa?"
👧: "satu dua tiga empat lima... Tujuh sembilan" (kebiasaan Nuy masih ada nyebut dua huruf favoritnya itu bila disuruh menghitung. Hehe)
👩: "iya beneeer pinter!"

#HariKe4
#Tantangan10hari
#Level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#BeCreative

Sabtu, 15 Juni 2019

[Game Level9 Day3] Kreativitas Anak

Hari ini saya mulai mati gaya, melatih Kreativitas anak ternyata nggak gampang. Anak tetep sih kreatif, yang sulit itu justru kita yang udah jadi manusia dewasa ini, ngajakin dia kreatif itu harus mikir dulu gimana caranya. 
Jumat, 14 Juni 2019

[Game Level9 Day2] Kreativitas Anak

Bismillahirrahmanirrahiim.

Frozen... Siapa yang gak kenal dengan animasi Frozen dari Disney?
Kamis, 13 Juni 2019

[Game Level9 Day1] Menyalurkan Kreativitas Anak

Bismillahirrahmanirrahiim.

Sisi Kreativitas itu bisa dibilang seperti nggak ada habisnya untuk anak. Selalu ada ide baru yang tiba-tiba saja mampir di kepalanya. 
Rabu, 12 Juni 2019

Resume Materi Level 9

Bismillahirrahmanirrahiim. Semoga masih keburu buat menulis tentang satu ini.  😁

BE CREATIVE!

Nah, ada apakah dengan si creative ini??

Jadi, berdasarkan diskusi tgl 10 Juni kemarin di grup Bunsay, saya baca-baca materi yang dibagikan Riefki Amalia ini bener bener asyique. Soalnya dari awal kita sudah dilatih untuk berpikir kreatif dan out of the box. Dari satu gambar kita bisa berkreasi atau memandangnya dari berbagai perspektif, para bunda pun jadi heboh dong, soalnya Mba Riefki punya banyak gambar yg bikin otak mikir.

Iya, mikirnya mikir kreatif gitu!

Berpikir kreatif = menemukan banyak kemungkinan jawaban dari satu tantangan. Dont assume, lets thinking out of the box!

Proses berpikir kreatif terdiri dari 3 tahap:

Evolusi > Sintesis > Revolusi ❤️

Nah, jadi kita sama anak akan berkreasi tentang bagaimana caranya berpikir kreatif. Masih bingung sebenarnya bagaimana nanti pas sudah masuk kelas gimana. Mari kita mencari Ilham terlebih dahulu 😁😁😁

Disqus Shortname

Comments system